Kekayaan Tanpa Berkah Beban Penyesalan Pelaku Riba
Ancaman bagi pelaku riba dalam Islam cukup tegas dan berat. Berikut beberapa ancaman yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan hadits:
### 1. Perang dari Allah dan Rasul-Nya
Dalam Surah Al-Baqarah ayat 279, Allah memperingatkan orang-orang yang masih bertransaksi dengan riba meskipun telah dilarang:
> "Jika kamu tidak melaksanakannya (meninggalkan riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Tetapi jika kamu bertaubat, maka kamu berhak atas pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya."
Ayat ini menunjukkan betapa beratnya ancaman bagi pelaku riba hingga Allah menyebut adanya "perang" sebagai bentuk murka-Nya.
### 2. Kehidupan yang Tidak Diberkahi
Rasulullah SAW bersabda:
> "Riba itu meskipun banyak jumlahnya, pasti ujung-ujungnya akan berkurang." (HR. Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi).
Meskipun tampaknya orang yang bertransaksi riba mungkin menjadi kaya, keberkahan dari harta tersebut akan hilang. Banyak yang merasakan hasilnya tidak membawa kebahagiaan atau ketenangan.
### 3. Setara dengan Dosa yang Sangat Berat
Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
> "Satu dirham riba yang dimakan oleh seseorang, padahal dia mengetahui, lebih berat dari tiga puluh enam kali berzina." (HR. Muslim).
Hadits ini menggambarkan betapa beratnya dosa riba sehingga dibandingkan lebih berat dari perbuatan dosa besar seperti zina.
### 4. Dilaknat oleh Allah dan Rasul-Nya
Rasulullah SAW bersabda:
> “Allah melaknat orang yang memakan riba, orang yang memberi riba, penulisnya, dan kedua saksinya.” (HR. Muslim).
Semua yang terlibat dalam transaksi riba – baik peminjam, pemberi pinjaman, maupun yang mengurus administrasi – dilaknat oleh Allah.
### 5. Hukuman Berat di Akhirat
Dalam Al-Qur'an, Allah menjelaskan kondisi orang yang terlibat riba pada hari kiamat:
> "Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran tekanan penyakit gila." (QS. Al-Baqarah: 275).
Mereka digambarkan seperti orang yang kebingungan dan mengalami penderitaan, menunjukkan siksaan berat yang akan dialami oleh pelaku riba di akhirat.
Ancaman-ancaman ini menunjukkan betapa riba dianggap sebagai dosa besar dalam Islam, dan meninggalkannya adalah sebuah keharusan agar terhindar dari hukuman baik di dunia maupun akhirat.
Komentar
Posting Komentar